Thursday, June 18, 2009

Menghadapi Ketidakpastian

Seringkali kita sangat sulit mengakui bahwa "Sempurna" hanya ada di Surga.

Selalu saja ada masalah untuk setiap orang. Selalu ada tantangan finansial. Selalu ada beban dalam rumah tangga, atau krisis yang lain. Setiap hari dalam kehidupan kita di dunia ini, ketidakpastian selalu datang mengetuk di depan pintu.

Kebanyakan kita berpikir apabila kita mengerjakan segala sesuatu dengan sungguh-sungguh, maka segalanya akan berjalan dengan baik, rapi, dan teratur. Tetapi kenyataannya banyak hal yang terjadi di luar perhitungan kita.

Dalam Matius 8:23-24, "Lalu Yesus naik ke dalam perahu dan murid-murid-Nyapun mengikuti-Nya. Sekonyong-konyong mengamuklah angin ribut di danau itu..." Beberapa pertanyaan yang mungkin muncul dalam benak kita:

1. Apakah Yesus tidak mengetahui ramalan cuaca? Dia tahu bahwa angin ribut (badai) akan datang, tetapi dia tetap membawa murid-muridnya naik perahu. Dia seakan-akan "sengaja" membawa mereka menghadapi badai.
2. Bukankah Yesus berkuasa untuk menghentikan badai sebelum badai itu datang? Ya, tetapi Dia tetap membiarkan badai itu datang.
3. Jadi apakah benar Yesus "menginginkan" badai itu datang? Kita melihat bahwa sesungguhnya Tuhan memang menggunakan badai itu untuk memberikan satu pelajaran dalam hidup murid-muridNya untuk beriman dan percaya kepadaNya.

Seringkali Tuhan "menyamarkan" ketidakpastian dan kesulitan menjadi kesempatan-kesempatan bagi kita untuk bertumbuh dalam iman kepadaNya.

Diterjemahkan dari: "Facing Uncertainties" by James MacDonald
http://www.oneplace.com/ministries/Walk_in_the_Word/article.asp?article_id=1755

No comments:

Post a Comment